BEKASI — Sebanyak kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Bekasi Raya dan sekitarnya mengikuti kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang diselenggarakan di Masjid Baitul Makmur pada Ahad (10/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Abul Aswad Al-Bayaty sebagai narasumber utama yang memberikan pembekalan terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, meliputi adab penyembelihan, teknik penyembelihan halal, hingga aspek kebersihan dan keamanan pangan.

Menariknya, pelatihan kali ini juga dikolaborasikan dengan gerakan EcoMasjid MUI sebagai upaya membangun kesadaran masjid ramah lingkungan dalam pelaksanaan ibadah kurban.

Melalui pendekatan eco-masjid, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi tentang penyembelihan halal dan thayyib, tetapi juga diajak memahami pentingnya pengelolaan limbah kurban, pengurangan sampah plastik, pengolahan sampah organik, hingga pemanfaatan lingkungan masjid yang bersih dan sehat.

Program ini menjadi bagian dari kampanye masjid berkelanjutan yang mendorong peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai program unggulan Masjid Baitul Makmur, seperti eco edu park, gerakan sedekah sampah (GRADASI), ATM beras, urban farming, dan pengelolaan lingkungan berbasis jamaah.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung, terutama menjelang momentum Iduladha yang membutuhkan kesiapan juru sembelih halal yang profesional, amanah, serta memiliki kepedulian terhadap aspek lingkungan.

Diharapkan melalui kegiatan ini, para pengurus DKM dapat menerapkan konsep penyembelihan halal yang tidak hanya sesuai syariat, tetapi juga mendukung terciptanya masjid yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Leave a Comment