BEKASI — Semangat menjaga lingkungan terus digaungkan oleh Masjid Baitul Makmur melalui program unggulannya, Tim PAJERO (Pasukan Jemput Rongsok), yang kembali melakukan panen sampah anorganik hasil sedekah jamaah dan warga sekitar pada Jumat (8/5/2026).

Sampah anorganik yang berhasil dikumpulkan terdiri dari kertas dan kardus, plastik, hingga logam yang sebelumnya telah dipilah secara mandiri oleh masyarakat. Program ini menjadi bagian dari gerakan eco-masjid yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pemberdayaan umat berbasis masjid.

Melalui gerakan sedekah sampah, Masjid Baitul Makmur mengajak masyarakat untuk menjadikan sampah memiliki nilai manfaat dan keberkahan. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, hasil pengelolaan sampah juga dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial dan kemakmuran masjid.

Program PAJERO menjadi salah satu inovasi lingkungan yang dikembangkan Masjid Baitul Makmur sebagai implementasi gerakan EcoMasjid MUI yang digagas oleh LPLH SDA MUI dalam mendorong masjid ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Masjid Baitul Makmur sendiri dikenal aktif mengembangkan berbagai program berbasis lingkungan dan pemberdayaan jamaah, seperti eco edu park, gerakan sedekah sampah (GRADASI), ATM beras, urban farming, hingga edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Informasi lengkap mengenai program dan kegiatan masjid dapat diakses melalui Masjid Baitul Makmur.

“Di hari Jumat yang penuh berkah, mari perbanyak amal kebaikan, walau hanya dengan bersedekah sampah. Karena dari hal kecil dapat tumbuh keberkahan besar bagi lingkungan dan umat,” ungkap Tim PAJERO Masjid Baitul Makmur.

Gerakan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masjid dan komunitas lainnya untuk membangun budaya peduli lingkungan dimulai dari lingkungan sekitar masjid, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, edukasi, dan gerakan sosial berbasis lingkungan.

Leave a Comment