Oleh Dr. Suhardin, S.Ag., M.Pd. Seorang anak belajar tentang lingkungan bukan hanya ketika membaca buku mengenai pencemaran. Ia juga belajar ketika melihat gurunya mematikan lampu, menemukan keran yang dibiarkan bocor, atau memperhatikan makanan yang dibuang setelah makan bersama. Kehidupan sehari-hari di lembaga pendidikan menyampaikan pesan tentang bagaimana manusia memperlakukan alam. Pesan itu dapat memperkuat pembelajaran,…
SelengkapnyaOleh: Dr. Suhardin, S. Ag., M. Pd. Ada pertanyaan yang patut kita ajukan kepada pendidikan agama hari ini: mengapa seseorang dapat memahami ayat tentang kerusakan di bumi, tetapi belum merasa bertanggung jawab terhadap sampah yang dibuangnya? Mengapa pesan tentang syukur begitu sering diajarkan, sementara makanan masih mudah disisakan dan air dibiarkan mengocor? Pertanyaan ini mengajak…
SelengkapnyaLPLH SDA MUI_1 Oktober 2026 — Gerakan kepedulian lingkungan berbasis nilai-nilai Islam terus berkembang di berbagai lembaga pendidikan. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Bank Sampah serta Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (GRADASI) di Pondok Pesantren Daarul Fikri, Telagamurni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang diikuti para santri SMP IT dan SMA…
SelengkapnyaOleh: Dr. Suhardin, S.Ag., M.Pd. Pendidikan Agama Islam selama ini telah mengajarkan banyak hal tentang hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan sesamanya. Anak-anak belajar salat, puasa, zakat, doa, akidah, fikih, Al-Qur’an, hadis, serta berbagai bentuk akhlak terpuji. Semua itu merupakan fondasi penting dalam pembentukan manusia beriman dan berakhlak. Namun, di tengah persoalan lingkungan…
SelengkapnyaBEKASI — Persoalan sampah di Kabupaten Bekasi membutuhkan langkah nyata yang tidak hanya mengandalkan penanganan di tempat pemrosesan akhir (TPA), tetapi juga mendorong pengurangan sampah sejak dari sumbernya. Semangat tersebut mulai diwujudkan melalui kolaborasi antara dunia usaha, pengelola persampahan dan lingkungan masjid. Pada Senin (28/9/2026), PT Sankei Gohsyu Industries (SGI) bersama PT Harrosa Darma Nusantara…
SelengkapnyaLPLH SDA MUI — Pelestarian lingkungan tidak semestinya ditempatkan sebagai isu yang berdiri sendiri di luar kehidupan keagamaan. Dalam perspektif Islam, menjaga kebersihan, kelestarian alam, sumber daya air, tumbuhan, hewan, hingga keseimbangan ekosistem merupakan bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Pesan tersebut mengemuka dalam Muzakarah Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara yang…
SelengkapnyaJAKARTA — Dakwah di tengah masyarakat perkotaan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Keragaman karakter masyarakat, perubahan pola komunikasi, perkembangan ruang digital, hingga munculnya berbagai komunitas berbasis profesi, hobi, generasi, dan kepentingan sosial menuntut para dai untuk tidak hanya mampu menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga memahami realitas kehidupan masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Up Grading…
SelengkapnyaOleh: Dr. Suhardin, S.Ag., M.Pd.Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia Dakwah tidak pernah berlangsung di ruang hampa. Ia selalu berjumpa dengan manusia yang memiliki pengalaman hidup, kebudayaan, pekerjaan, kegemaran, persoalan, harapan, bahkan cara tersendiri dalam memahami agama. Karena itu, perubahan masyarakat menuntut perubahan dalam cara dakwah dilakukan. Bukan ajaran…
SelengkapnyaMenjaga kelestarian bumi adalah bagian dari perwujudan iman. Komitmen inilah yang terus diikhtiarkan oleh Masjid Baitul Makmur Telaga Sakinah, Cikarang Barat. Halaman masjid kini tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang hijau produktif lewat Kebun Jagung Ramah Lingkungan! Melalui pendekatan mandiri, ekosistem berkebun di masjid Baitul Makmur menerapkan siklus ramah lingkungan yang utuh:🥤 Guna…
SelengkapnyaKetika Merusak Alam Menjadi Ancaman Terhadap Kehidupan Oleh: Dr. Suhardin, S.Ag., M.Pd. (Ketua LPLH&SDA MUI) Ada perubahan penting dalam cara kita memandang kerusakan lingkungan. Selama bertahun-tahun pembakaran hutan, perusakan kawasan, pencemaran sungai, eksploitasi sumber daya alam, dan penghancuran ekosistem sering dipersepsikan sebagai persoalan sektoral lingkungan hidup. Kerusakan terjadi, pelaku dikenai sanksi, rehabilitasi dilakukan, kemudian kehidupan…
Selengkapnya
Recent Comments